Sabtu, 30 Juni 2012

Tips Menghadapi Sidang Skripsi, PeDe Aja Lagi!

Dentuman dram menghentak dengan tempo yang cepat, dipadukan dengan musik keroncongan yang mengalun tentunya dengan alasan. Tarian pun menjadi, dimulai dengan dengkul yang bergetar, tangan bergerak-gerak tak sadar, lalu tubuh bergerak ke sana ke mari. Ah ini jelas bukan situasi dan kondisi yang indah.
Dentuman dram yang kumaksud adalah dag dig dug jantung yang berdebar kencang, sementara perut keroncongan karena tak sempat makan, kelaparan. Tentang tarian itu tidak lain adalah gerakan-gerakan tubuh karena panik dan tak tenang. Berwujud gemetaran dan tak bisa diam. Bahkan bolak-balik ke kamar kecil hanya untuk buang air kecil, bahkan bagi sebagian orang bisa jadi muntah karena mual akibat paniknya itu. Lalu kenapa hal ini bisa terjadi? Ya pada saat menjelang skripsi banyak dari mereka yang bisa terhinggapi penyakit seperti ini. Mungkin gejalanya tak separah yang saya sebutkan di atas, tapi bukankah kebanyakan dari kita itu sempat was was.
Istri saya kemarin telah melewati hal ini. Dia sidang skripsi dan alhamdulillah lulus dengan nilai A. Meski saya sudah kasih tahu bahwa kita itu harus PeDe, tetep saja perasaan deg-degan bahkan rasa mual pun tak bisa dihindarkan. Ya hanya saja tidaklah parah. Manusiawi toh. Saya juga dulu deg-degan, tapi segera di atasi dengan baik.
Lalu apa yang harus dilakukan agar gejala yang timbul akibat panik menjelang sidang skripsi ini tidak parah, ya menurut saya sih bisa dilakukan dengan cara, PeDe aja lagi!
Ya kita harus PeDe. Nah langkah-langkah agar kita bisa PeDe saat sidang skripsi adalah sebagai berikut:
1. Pastikan skirpsi kita adalah asli buatan kita
Kita ketahui bersama, banyak juga yang skripsinya dibuatkan orang lain. Tidak mau pusing, tidak mau ribet, ah mending bayar saja orang lain untuk membuat skripsi kita, beres toh. Nah orang-orang seperti ini hampir bisa dipastikan akan deg-degan jika berhadapan dengan sidang skirpsi. Jadi please ya, skripsimu haruslah karyamu.
2. Yakinkan kita lebih paham skripsi kita
Ya donk, skripsi kita kan kita yang buat. Dari awal sampai akhir kita yang nyusun. Kita yang melakukan penelitian dan pengolahan. Dan pastilah kita yang lebih paham. Berbulan-bulan kita mengerjakannya. Berulang-ulang kita membaca dan mengkajinya. Hingga skripsi itu bisa jadi dan memuaskan, tentu saja tak lepas dari kontribusi Dosen Pembimbing yang membantu mengarahkan kita. Dosen Penguji adalah sosok yang baru saja menggenggam skripsi kita, jelas dia belum baca banyak dan kuasai semua. Jadi yakinkan diri kita yang lebih paham dan tugas kita di sana bukan untuk diuji, tapi diminta mempresentasikan dan menjelaskan pada para Dosen Penguji agar mereka berdecak kagum.
3. Memohon Maaf pada Tuhan dan sesama manusia
Sebelum sidang skripsi hendaknya kita memohon maaf pada orang tua dan saudara-saudara kita, minta maaf pada teman-teman dan banyak orang lain yang sekiranya bersinggungan dengan kita selama ini. Mungkin kesannya seperti orang yang hendak meninggal dunia, tapi bukankah meminta maaf itu perbuatan mulia. Karena bisa jadi ada orang yang dongkol dan merasa sakit hati pada kita dia berdoa agar kita tertimpa bencana. Ya, jadi memohon maaf pada Tuhan dan pada sesama manusia agar hati lebih tenang.
4. Jangan Begadang jika besok mau sidang
Jika besok mau sidang, maka hendaknya kita menjaga kesehatan kita. Salah satunya menghindari kebiasaan begadang. Sahabat pada ingat Lagu Bang Haji Rhoma Irama kan? Gak bagus kalau kita pas sidang jadi tulalit karena otaknya lemot akibat ngantuk.
4. Makan yang cukup dan bergizi
Sebelum sidang sripsi hendaknya mengisi perut dengan makanan yang bergizi. Makan secukupnya jangan juga sampai kekenyangan yang alhasil jadi gak bisa lincah bergerak yang ada malah ngantuk. Pokoknya jangan keroncongan dan jangan kekenyangan.
5. Bawa air minum dan minyak kayu putih
Deg-degan itu manusiawi, maka kita pun harus bijak mengatasinya. Air minum baik untuk membantu membuat kita merasa lebih nyaman. Minyak kayu putih pun tugasnya sama, yakni sebagai aroma terafi agar kita lebih tenang. Eit tapi jangan sampai salah ya. Air minum untuk diminum, bukan untuk dioles. Dan minyak kayu putih untuk dihirup dan dioles, bukan untuk diminum.
6. Berdo’a dan yakinkan diri
Berdo’a agar Tuhan memberikan kekuatan, kelancaran pada kita. Dan yakinlah bahwa semuanya kan lancar dan baik-baik saja.
Begitulah tips yang bisa saya share, tentu saja tips ini sangat jauh dari sempurna. Maka silakan sahabat semua untuk menambahkan sesuai pengalamannya. Atau bisa jadi mengisahkan kembali pengalaman di masa lalu, saat sidang skripsi. Ingat, PeDe aja lagi! :D 

SEMOGA SUKSES

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar